Minggu, 04 Maret 2012

DISKON MENGGODA,BELANJA MENGGILA


DISKON MENGGODA,BELANJA MENGGILA
DISKON 70%...!,DISKON SUPER BIG SALE
Tulisan dalam spanduk,poster banner ini gencar menghiasai pusat pembelanjaan akhir-akhir ini.tak ayal promo ini memancing nafsu belanja kaum hawa.jiwa shopaholic na mendadak mengautkan kakinya untuk window shopping berlama-lama.meski belum tentu beli,tapi cukup betah memanjakan mata melototin produk-produk fashion,kosmetik,hingga aksesoris busana yang diskon gila-gilaan.
THINK SMART!
Coba deh,tarik napas dalam-dalam dan keluarkan perlahan-lahan biar lebih rileks ngeliat godaan diskon yang seksi.udah bawaan orok,kalo tukang jualan mesti pinter-pinter menggiring pembeli untuk menyerap produk yang ditawarkan nya.salah satu teknik ampuh yang dipake adalah diskon dan limitation.
Yup,limitation alias pembatasan waktu diskon bikin pembeli untuk berfikir cepat dan terkadang nggak realistis,akal sehat nya ketendan oleh jiwa konsumtif akibat pancingan diskon.tak heran ketika sebuah promo banting harga BB bellagio pada bulan november 2011 di pacific place lalu berhasil memancing antusias ribuan orang.ngga tangung-tanggung di hari yang telah ditentukan,sebelum detik-detik peluncuran obral nya,orang-orang udah ngantri panjaaaaang banget.ngalah-ngalahin antrian orang yang dapetin zakat.tua-muda,lelaki maupun perempuan bela-belain datang demi obral mantap HP bermerk tersebut,truss??yaah,,,namanya juga orang udah pada laper bin nafsu pengen belanja,antrian tersebut berujung musibah.banyak yang dehidrasi dan terinjak-injak di tengah kerumunan tersebut,nyaris berujung kematian.semua demi apa?ngga lebiha dari sebuah telepon genggam yang ngga lebih penting dari nyawa manusia.
NEED OR WANT?!
Hello,penting banget bagi kita untuk memahami perbedaan antara need dan want .kekeliruan dalam mebedakan antar need dan want ini bikin kita salah sikap dalam belanja.need adalah kebutuhan hidup manusia yang sifatnya terbatas terdiri dari kebutuhan jasmani tidak segera dipenuhi(hajatul udhowiyah) seperti makan,minum,tidur ato buang air dan kebutuhan naluri(hajatul gharaaiz)seperti rasa takut,rasa cinta,popularitas,ato spirutal.jika kebutuhan jasamani tidak segera dipenuhi makan akan berujung dengan kematian.sedangkan tidak adanya pemenuhan kebutuhan naluri hanya berakibat pada kegelisahan.sementara want adalah keinginan manusia yang sifatnya tidak terbatas untuk melengkapi pemenuhan kebutuhan hidupnya.
Nah dalam soal belanja,tukang jualan mempermainkan akal sehat kita seolah-olah keinginan adalah sebuah kebutuhan.hal ini diperkuat dengan gencarnya iklan di media massa yang membakar jiwa konsumtif remaja.seolah kalo gak punyan ponsel ato HP-nya jadul,itu cupu.kalo ketinggalan trend fashion,terkucil dari pergaulan.jadi saat ngeliat ponsel baru yang diskon gila-gilaan atau window shopping trend fashion yang lagi banting harga,kita ngerasa harus segera membeli atau mati.
Padahal jelas produk ponsel,sepatu,baju baru yang didiskon,bukan kebutuhan yangb harus segera dipenuhi.kalo kita udah punya baju,sepatu,ponsel yang masih berfungsi dan layak pakai,ngapain sih berbuat boros bela-belain beli yang baru?Allah swt ngingetin dalam firman nya”Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros(tabzir).sesungguhnya pemboros itu adalah saudara syetan”(QS.Al-Isra 26-27).
Dari ayat di atas,gambalang banget bentuk kebencian Allah pada orang yang hura-hura,hambur sana-sini,sampai-sampai Allah mengecap orang model itu sebagai saudara syetan.kondisi ini yang dikehendaki oleh musuh-musuh islam yang menguasai media media massa dan pusat pembelanjaan .agar remaja muslim tidak konsumtif,loyal ngeluarin duit,perhatian nya tersedot ke belanja produk baru dan trend,sehingga produktifitasnya untuk kebangkita islam terkikis hingga menyentuh titik nol,so kalo belanja cukup seperlunya.buakn semaunya!

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar